Optimisme!!

Ada seorang teman (sebut saja bunga eh..anggap aja si A)yang tingkahnya itu bikin ku ga suka. Bukan karena dia seorang yang suka onar, tapi karena gaya ”kepasrahannya” terhadap nasib. Maksudnya ini, hmmm gmn ya.. pokoknya setiap dia datang ke kos, selalu dengan wajah yang menampakkan keputusasaan(suram!!).

Alasan-alasan misalnya ga ngerti materi kuliah, belum ngerjain tugas, karena dia ga pinter, atau alasan2 lain yang menunjukkan dia seolah pasrah terhadap apa yang dia miliki. Jika ku menengok ke teman yang lain, si B, seorang yang penuh dengan sikap optimis, selalu menampakkan wajah ceria. Dan si B memiliki prestasi yang lebih baik.

Padahal jika dilihat, sebenarnya si B memiliki lebih banyak keterbatasan. Mengapa si B bisa begitu ”hebat” dibandingkan si A? Dari yang ku tangkap, mungkin ini adalah masalah motivasi dan sikap optimis.

Si B memiliki optimisme yang sangat besar. Dan si A, setiap masalah selalu dihadapi dengan rasa pesimis. Sikap inilah yang mempengaruhi seseorang dalam memulai sesuatu.
Misalnya ada suatu problem, setiap orang selalu memiliki pandangan masing2 terhadap masalah itu. Nah biasanya anak2 (maksudnya teman2ku di TC), apalagi klo ada soal modul praktikum uda keluar, selalu uda kluar komentar ”Waduh..angel”, ”opoo iki!” atau komentar apalah yang menunjukkan seseorang uda pesimis.

Masa’ belum nyoba uda pesimis? Ini sih namanya uda mundur selangkah di dalam peperangan.. Memang sih soal itu biasanya pasti susah, tapi jangan sampai menunjukkan sikap pesimis. Selalu berpandangan positif, kalo susah itu tantangan. Ya.. kayak di game, pasti seseorang akan lebih puas mainnya kalo yang ditamatkan/ dimaenkan levelnya hard.
Itulah hidup, masalah selalu saja ada. Berusaha untuk optimis, terus berusaha, pantang menyerah, dan tak lupa berdoa, karena yang menentukan segalanya hanya Allah. Klo sudah begini, tidak boleh boleh ada kata pasrah. Ayo terus optimis...