Pindahan

Kepada semua bapak, ibuk, adek, kakak, teman, rekan, klien, bos, terutama fans2 saya, dikarenakan suatu hal dan lain sebagainya, blog saya pindah ke sini.

Blog ini akan ditinggalkan begitu saja, dan aktifitas perblogan saya akan pindah ke blog yang baru. Terima kasih kepada bloggerdotkom yang uda menjadi tempat ngeblog saya selama 3 tahun ini.



pindahan ke wordpress

Sepeda unik, Tall Bike

Masih membahas tentang sepeda dan masih tentang video klip band favorit saya yaitu 30 second to mars yang berjudul Kings and Queens. Bisa dibilang video ini mampu mempengaruhi beberapa fansnya untuk bersepeda, termasuk diri saya. :D

Ketika pertama kali melihat video ini, dari seluruh sepeda-sepedanya, ada 1 sepeda yang menarik perhatian saya. Seperti inilah tampilan dari sepeda itu.



Gimana? Sepeda inilah yang menarik perhatian saya. Sayapun penasaran, sepeda apa ini? Setelah cari info sana-sini, nama dari jenis sepeda ini, sesuai dengan judul blog ini, yaitu Tall Bike.

Saya pun iseng-iseng gugling tentang sepeda ini. Menurut wikipedia, sepeda ini biasanya merupakan sepeda modifan. Dan tidak dijual umum. Pada umumnya 2 sepeda yang dijadikan satu.

Dan ternyata ada komunitas di Jogja. Ini blog mereka. http://jogjatallbike.blogspot.com/. Berikut ini adalah gambar2 tall bike yang saya ambil dari blog mereka. Surabaya uda ada apa belum ya?






Ini masih banyak tall bike yang lain. Gambar2 dari http://bandungcyclechic.blogspot.com.



Sepertinya asyik juga klo buat bepergian..

Satu hal yang membuat saya bertanya-tanya dan juga orang2 awam pada umumnya. Yaitu gimana cara makenya, gimana cara naik pertama kali, trus gimana pas berhenti di lampu merah?

Ntar saya posting lagi tentang Tall Bike ini, ini baru liat2 sekilas.

Wassalam..

air mata atau mata air

Seorang teman memberitahu saya, sebut saja Ngeng, ada blog yang mirip sama blog ini. Ini alamatnya http://airmatabuaya.blogspot.com/. Ah sial, blog alay gitu -_-"

[pamer]Tahun baru, harapan baru, sepeda baru :D

Sebenarnya ketika membeli sepeda ini, saya merasa seperti anak alay. Soalnya lagi banyak temen yang beli sepeda. Saya bukan bermaksud alay dan latah ikut-ikutan beli sepeda, tp memang saya mau tidak mau harus membeli sepeda.

Karena untuk saat ini, motor yang biasa saya pakai, si megatron, harus lebih banyak dipakai oleh pemilik aslinya, yaitu masku. Jadi sebelum punya sepeda, saya harus jalan kaki dari kos di gebang sampe ke kampus. Capek? Tentu saja. Apalagi saya orangnya tidak bisa melewatkan tidur siang, padahal harus sering2 di kampus. Klo uda ngntuk, klo ga minjem motor teman, ya terpaksa jalan kaki dan tak kembali ke kampus.

Tp akhirnya tanggal 25 Desember 2010, tepat di hari Natal, atau sehari sebelum pertandingan Indonesia dibantai Malaysia, sepeda ini jadi milik saya...


Selain aku, yang punya sepeda model ginian tuh si Kemas sang pemilik http://ongkir.info. Walau harganya cukup mencekik, lebih mahal dari spp persemester, tp ga apalah.

Sebenarnya keinginan beli sepeda sudah lama, yaitu ketika awal tahun 2010, setelah melihat video klip 30 second to mars – Kings and Queens. Dalam video itu, para personil 30 sec to mars dan beberapa orang nggowes dengan kostum dan sepeda yang unik2.



Video klip yang sangat keren. Video ini terinspirasi dari film pendek berjudul "The Ride". Lagipula sepedanya keren2, aduuh pingin beliii.



Gara2 video ini juga timbul keinginan untuk membeli sepeda, tp terkendala biaya tentunya. Pasti klo orang tua ga dikasi, klo mau beli sendiri, duit belum menckupi. Jadi saya membeli ini bukan karena alay ikut-ikutan temen2 yang pada rame2 beli sepeda. Haha..

Karya

Ada sebuah kisah tentang kehidupan seorang sahabat Rasulullah SAW. Suatu hari seorang kakek yang sudah amat renta terlihat sibuk menanam biji-bji kurma di kebunnya. Dia begitu tekun membuka tanah dan memasukkan bibit-bibit kurma itu ke dalamnya lalu menutup tanah tersebut dengan hati-hati.

Senyumnya sesekali tersungging di sudut bibirnya yang sudah keriput. Dia begitu menikmati pekerjaan itu.

Tanpa disadarinya, seseorang lewat di depannya. Orang itu berhenti di dekat sang dan mengamati orangtua tersebut yang masih saja asyik menanami bubut kurma. Orang tersebut bertanya dengan penuh keheranan, “Wahai orang tua, rajin sekali Engkau menanam pohon kurma? Bukankah kurma itu akan berbuah 25 tahun yang akan dating, sedangkan Engkau saat itu sudah tiada lagi.”

Kakek tersebut menghentikan kerjanya. Dia memandang lelaki yang bertanya tersebut dengan senyum yang masih tersungging dibibirnya. “Anak muda..apakah aku tidak boleh menerima pahala dari Allah setelah saya meninggal? Biarlah anak-anak dan cucu-cucuku, serta masyarakat sekelilingnya menerima buah korma ini agar hidup mereka lebih baik dan senang.”
Lelaki muda yang bertanya tersebut mengangguk-angukkan kepalanya. Dia sangat kagum dengan apa yang disampaikan orang tua itu. Setelah mengucapkan salam, lelaki muda tersebut berlalu dan terus mengingat kata-kata bijak sang kakek sampai akhir hayatnya.

Cerita ini saya ambil dari majalah eramuslim edisi ke-6 milik ucup yang telah lama ada di lemari bukuku udah setahun lebih dan belum dikembalikan sampe sekarang. Hehe..

Saya pernah membaca suatu artikel, lupa dari mana, bagi orang Jerman(atau orang bangsa lain saya lupa..hehe) bahwa yang membuat seseorang abadi adalah karyanya. Jadi mereka berlomba-lomba untuk membuat suatu karya yang abadi dan setiap orang akan selalu mengingatnya. Dan disitulah seseorang akan terus “hidup” namanya.

Jadi intinya, kenapa saya mengutip cerita diatas adalah kita sebagai makhluk yang numpang hidup di bumi dan pada akhirnya akan mati, jangalah tidak berkarya apa-apa. Walaupun numpang, berilah manfaat bagi dunia walaupun kita sudah tiada, setidaknya kita harus memberikan perbedaan antara kita pernah terlahir dan tidak terlahir di bumi ini.
Wassalam..


gambar orang numpang